info@papuachannel.com +62-951-3171-189
Headline
  • JENAZAH Alm GABRIELA MEILANI DIEVAKUASI DARI KEDALAMAN TEBING 300 METER
  • PENGUNGSI DI MAYBRAT SEGERA DIEVAKUASI SETELAH JEMBATAN RAMPUNG
  • BANTUAN TANGAN KASIH TAHAP II DISALURKAN KEPADA 8000 PENERIMA
  • LANTIK PEJABAT ESELON, BUPATI MANOKWARI PESAN BEKERJA LOYAL UNTUK MASYARAKAT
  • TERPILIH SECARA AKLAMASI, JOHNY KAMURU DUKUNG LAMBERTUS JITMAU DI PILGUB PAPUA BARAT
  • KABAINTELKAM POLRI KECAM PEMBUNUHAN NAKES DI KIWIROK PEG BINTANG
  • AKSI SOLIDARITAS UNTUK ALM GABRIELA MEILANI, NAKES HADIR MELAYANI BUKAN DIBUNUH
  • SEBELUM GUGUR, Alm GABRIELA MEILANI BERCANDA DENGAN KELUARGA LEWAT TELEPHONE
  • SEHARI SETELAH DILANTIK, DIREKTUR RSUD MANOKWARI DIDEMO
  • KISAH MARSELINUS OLA ATTANILA SELAMAT DARI KEJAMNYA KKSB DI KIWIROK PEG BINTANG
  • 10 KORBAN KEKERASAN KKSB DI KIWIROK JALANI PERAWATAN MEDIS DI JAYAPURA
  • KERUSAKAN HUTAN MANGROVE DI SORONG KRITIS
  • POLISI MASIH MEMBURU BELASAN TERSANGKA, PENYERANG POSRAMIL KISOR
  • LIGA PELAJAR INDONESIA TINGKAT PROVINSI PAPUA BARAT RESMI BERGULIR
  • DIDUGA KORUPSI DANA COVID 19, MANTAN BUPATI MAMBERAMO RAYA RESMI DITAHAN POLISI
{"effect":"slide-v","fontstyle":"normal","autoplay":"true","timer":4000}
Minggu, 19 September 2021
GENERASI MOI SORONG JAGA KEARIFAN LOKAL
September 14, 2021 // Author: // Category: Berita // 0


KOTA SORONG – Di Era Digital saat ini tidak bisa dipungkiri banyak sekali budaya luar yang telah masuk ke Indonesia khususnya di Tanah Papua, Salah Satunya Budaya Seni Musik. Banyak genre musik luar yang mempengaruhi musisi lokal sehingga karya-karya musik yang dihasilkan juga sudah moderen sehingga terkesan seni musik lokal mulai hilang. Melihat persoalan ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sorong, menggelar pelatihan muatan lokal yang melibatkan 15 Sanggar Seniman yang ada di Sorong.

Pelatihan tersebut bertujuan untuk mengali kembali nilai-nilai budaya yang ada agar Generasi Muda MOI bisa dapat berinteraksi dengan mengunakan Bahasa MOI serta menjaga kearifan lokal seperti Tari Adat Suku MOI dan Nyayian Adat lain nya. Dalam pelatihan tersebut, 51 Peserta akan diasah kemampuannya untuk mengangkat kebudayaan dan kearifan lokal serta menjaga bahasa daerah sebagai Bahasa Ibu. Pelatihan berlangsung di Gedung Keik Lama Malamoi, Selama Dua Hari.

– Tim Liputan Papua Channel –